GenPI.co Jabar - Executive General Manager Bandara Husein Sastranegara Indra Crisna Seputra memprediksi ada kenaikan 5 persen pada jumlah penumpang dibanding musim mudik Tahuun 2022.
Jumlah penumpang tahun ini diprediksi mencapai 59 ribu penumpang yang berangkat dari Bandara Husein Sastranegara.
Peningkatan tersebut, kata dia, menyusul dibukanya rute menuju ke Batam dan Makassar.
“Diprediksi tahun ini terjadi peningkatan karena kami ada penambahan rute Batam dan Makassar yang sebelumnya hanya Kualanamu, Denpasar, Balikpapan, dan Yogjakarta. Itu potensi lonjakan penumpang,” ujarnya, Jumat (14/4).
“Sehingga diprediksi tahun in ada lonjakan 5 persen yakni 59 ribu penumpang dibanding tahun sebelumnya adalah 56 ribu. Itu di masa arus mudik,” imbuhnya.
Sementara itu, puncak arus mudik di Bandara Husein Sastranegara diperkirakan terjadi pada H-2 lebaran.
“Dan diprediksi di arus mudik tertinggi di H-2 dan arus balik di H+2, itu prediksi ada lonjakan,” ucapnya.
Dia mengatakan, dalam sehari jumlah pesawat yang take off dan landing ada sebanyak 18 – 20 pesawat. Jumlah tersebut naik menjadi 22 pesawat saat lebaran.
“Normalnya setelah ada rute baru mencapai 18-20 per hari movement penerbangan dengan penumpang 1.900-2.000 dan diprediksi nanti mencapai 22 pesawat dan 2.300 penumpang,” ungkapnya.
Sementara itu, rute favorit ialah Bandung-Kualanamu dan Bandung-Denpasar.
“Masih dipegang Kualanamu dan Denpasar, Denpasar ada empat penerbangan dan Kualanamu ada dua penerbangan,” imbuhnya.
Menghadapi lebaran ini pihaknya meningkatkan keamanan, baik barang maupun manusia.
“Keamanan kami menambah penebalan keamanan baik barang dan manusia dibantu TNI/Polri. Keselamatan kami juga melakukan perbaikan marka keselamatan di runway dan inspeksi keselamatan penerbangan di sisi udara,” kata Indra. (mcr27/jpnn)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News