
Soal gas air mata yang ditembakan polisi di stadion, dia menilai hal tersebut seharusnya tidak terjadi.
Dengan demikian, dia meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mengikuti instruksi Presiden Jokowi yang akhirnya menghentikan sementara kompetisi Liga 1.
“Intinya sudah disampaikan oleh Pak Presiden, kita turut berduka cita dahulu, jangan memikirkan main sementara kita semua sedang berduka. Pertandingan ditunda dahulu sampai waktu yang pas dan sampai normal lagi,” jelasnya.
BACA JUGA: Ridwan Kamil Sebut Parung Panjang dan Rumpin Bakal Ada Jalur Khusus Kendaraan Tambang
Sebelumnya, pertandingan Arema FC vs Persebaya yang berakhir 2-3 berakhir menjadi petaka bagi suporter tuan rumah.
Awalnya, suporter tuan rumah atau Aremania turun ke lapangan usai tidak puas dengan kekalahan timnya.
BACA JUGA: Ridwan Kamil Sebut Flyover Kopo Diresmikan Hari ini
Namun, massa yang semakin banyak serta sulit dikendalikan membuat polisi akhirnya menembakan gas air mata ke tribun penonton.
Kondisi tersebut membuat penonton berhamburan dan mulai panik untuk mencari jalan keluar dari tribun.
BACA JUGA: Ridwan Kamil Umumkan Parpol Pilihannya Dalam Waktu Dekat
Akhirnya, banyak orang berdesak-desakan hingga kehabisan napas saat akan keluar dari stadion.
Artikel ini sudah tayang di JPNN.com dengan judul: Komentar Mendalam Ridwan Kamil Ihwal Tragedi Kanjuruhan Arema vs Persebaya
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News