
GenPI.co Jabar - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mendorong masyarakat agar menggunakan Lintas Pantai Selatan (Pansela) Jawa menjadi jalur alternatif pemudik pada lebaran tahun ini.
Menurut Basuki, Pansela Jawa bisa mengurangi beban kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di Lintas Pantai Utara (Pantura) dan Lintas Tengah Pulau Jawa.
"Salah satu persiapannya adalah Lintas Pansela ini bisa menjadi alternatif bagi para pemudik, sehingga beban lalu lintas terbagi dan tidak menumpuk di Lintas Pantura dan Lintas Tengah Jawa," ujar Menteri Basuki dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (11/4/2022).
BACA JUGA: Wali Kota Depok Minta Bantuan Ridwan Kamil Urusan Genting ini
Presiden Joko Widodo, kata Basuki, menginstruksikan jajarannya untuk melakukan persiapan mudik sebaik mungkin.
Hal ini dilakukan, lanjut dia, untuk mengantisipasi lonjakkan pemudik setelah dua tahun tertahan karena pandemi Covid-19.
BACA JUGA: Pelaku Aksi Koboi di Kabupaten Bojongsoang ditangkap Polisi
Adapun Lintas Pansela yang saat ini sudah terhubung dan dapat dilalui para pemudik mencapai 1.242 km.
Jalan tersebut terbentang dari Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten melalui Kebumen, Cilacap, Wonosari sampai ke Pacitan Provinsi Jawa Timur.
BACA JUGA: Persib Lepas Lagi Pemain Menjelang Liga 1
"Jalan Pansela dibangun dengan biaya dari APBN, Asian Development Bank (ADB) dan Islamic Development Bank (IDB) ini dimulai sejak 6 tahun lalu, kita bangun secara bertahap. Nanti di tahun 2024 akan kita teruskan hingga tersambung sampai Banyuwangi, Jawa Timur," kata Menteri Basuki.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News