
GenPI.co Jabar - Pemkot Depok akan terus berupaya mencari jalan keluar terkait tempat pembuangan akhir (TPA) Cipayung yang sudah melebihi batas (overload).
Kepala UPT TPA Cipayung Dadan Ardan Kurniawan menjelaskan, kelebihan muatan sampah di TPA Cipayung sudah terjadi sejak 2019 lalu.
“Sebenarnya upaya yang sangat realistis itu adalah pengalihan pembuangan ke TPPAS Nambo. Berhubung ada sesuatu hal yang membuatnya belum bisa dioperasikan, sehingga kami harus bisa mengoptimalkan pelayanan sampah di TPA Cipayung, yaitu dengan melakukan penataan,” ucap Ardan, Senin (23/5).
BACA JUGA: TPA Cipayung Overload, Kota Depok Disebut Darurat Sampah
Dia menambahkan, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Provinsi Jawa Barat untuk melakukan penataan sampah di TPA Cipayung
“Selain itu, kami juga akan pindahkan sampah-sampah tersebut ke titik-titik yang ketinggiannya masih belum begitu maksimal, agar bisa menambah usia TPA Cipayung walaupun tidak signifikan," jelasnya.
BACA JUGA: TPA Cipayung Mau Ditutup, Depok Buang Sampah ke TPPAS Lulut-Nambo
TPA Cipayung memiliki luas lahan 11,2 hektare dengan tiga landfill yang memiliki ketinggian sampah rata-rata mencapai 23 meter.
“Selain penataan, kami akan menggunakan metode Refuse Derived Fuel (RDF) untuk pengolahan sampah yang ada di TPA Cipayung,” tandasnya. (mcr19/jpnn)
BACA JUGA: TPAAS Lulut Nambo Mandek, Pemkot Depok Ambil Jalan Lain
Simak video pilihan redaksi berikut ini:
Artikel ini sudah tayang di JPNN.com dengan judul: Begini Langkah UPT Demi Memperpanjang Masa Pakai TPA Cipayung
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News