
GenPI.co Jabar - Empat saluran irigasi di Cianjur kembali beroperasi setelah rusak akibat terdampak bencana alam.
Kasi Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Dinas PUPR Cianjur, Kholis Mukhlis, mengatakan tujuh saluran irigasi rusak berat dan sedang selama satu bulan terakhir.
Rusaknya saluran irigasi tersebut dikarenakan hujan deras dengan intensitas lama. Sehingga, debit air meluap dan menjebol tanggul irigasi.
BACA JUGA: Duh, 7.987 Anak di Cianjur Derita Stunting
Hal ini menyebabkan ratusan hektare area pertanian siap tanam tidak bisa mendapatkan pasokan air.
“Beberapa titik saluran irigasi jebol karena tertimpa bangunan rumah yang ambruk akibat longsor. Kalau kerugian materil akibat jebolnya saluran irigasi, kami tidak tahu pasti,” ujar Kholis, pada Senin (15/11/2021).
BACA JUGA: Ada Pergerakan Tanah di Campaka, BPBD Cianjur Lakukan Hal Ini
Kholis menjelaskan, pihaknya langsung melakukan perbaikan di saluran yang mengalami rusak sedang.
Saluran tersebut berada di Kecamatan Campaka, Cianjur, Kadupandak dan Cibeber.
BACA JUGA: Puluhan Warga Kampung Cisarua Cianjur Terjangkit Chikungunya
Terkait saluran irigasi yang rusak berat, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Cianjur, kecamatan dan desa setempat supaya penanganan cepat dilakukan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News