Pembunuh 2 Perempuan di Sukabumi Ditembak Polisi, Ini Sebabnya

Pembunuh 2 Perempuan di Sukabumi Ditembak Polisi, Ini Sebabnya - GenPI.co JABAR
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Dharmawansyah beserta jajaran Satreskrim Polres Sukabumi saat menunjukan barang bukti yang digunakan SS (51) terduga pelaku pembunuhan dua perempuan di Pantai UJunggenteng, Kampung Kalapancondong, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jabar. Antara/Aditya Rohman

GenPI.co Jabar - Nelayan terduga pembunuh dua perempuan di kafe hiburan malam di Pantai Ujunggenteng, Kampung Kalapacondong, ditembak oleh Personel Satuan Reskrim Polres Sukabumi, Rabu (23/6).

"Kami harus melakukan tindakan tegas terukur kepada tersangka berinisial SS (51) dengan menembak betis kanannya karena saat hendak ditangkap mencoba melarikan diri atau tidak kooperatif," kata Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Dharmawansyah di Sukabumi, Rabu.

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, terduga pelaku hendak ditangkap pada Minggu (19/6) di Kecamatan Ciracap,di salah satu gubuk di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA:  Kabar Terbaru Kasus Pembunuhan Subang, Sudah Ditemukan Dalangnya?

Namun, tersangka sempat mengelak dan tidak mengakui sebagai pembunuh dua perempuan berinisial Ad dan As sehingga petugas memberinya tembakan di betis kanannya.

Kemudian, pihak kepolisian melakukan pemeriksaan lebih lanjut hingga akhirnya pelaku mengakui telah membunuh Ad dan As.

BACA JUGA:  Polisi Tangkap 3 Pembunuh Seorang Pria di Arcamanik Bandung

Dari hasil pemeriksaan, Ad merupakan teman kencannya, sementara As adalah pemilik kafe hiburan malam.

"Dari tangan tersangka, kami menyita sebilah pisau yang digunakan untuk menghabisi nyawa kedua korban. Hingga saat ini SS masih dalam pemeriksaan terkait kasus yang menjeratnya," tambahnya.

BACA JUGA:  Motif Pembunuhan Bocah Tergantung di Tol Japek, Kata Polisi

Pelaku berinisial SS ini mengaku membunuh korban Ad dengan menggunakan pisau yang ditusuk ke punggung korban.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya