
Selain itu Pasal 181 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian yang menyatakan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, menyeret, menggerakkan, meletakkan atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api atau menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api.
Pelanggaran terhadap Pasal 181 ayat (1) berupa pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda maksimal Rp15.000.000.
Eva mengungkapkan, PT KAI Daop 1 Jakarta mengecam dan akan menindak tegas bagi siapapun yang melakukan hal serupa.
BACA JUGA: Penimbun Minyak Goreng Pasti Ketar-Ketir, Polda Jabar Lakukan Ini
Dia menuturkan, barang yang dicuri seperti rel pengganti yang ada sekitar jalur kereta api, kabel FO, besi "balast stoper" tersebut sangat penting karena berfungsi menahan longsoran.
Selain itu, bantalan besi kerap kali menjadi sasaran pelaku pencurian lantaran berada di area terbuka.
BACA JUGA: Belasan Tanaman Ganja ditemukan di Sukabumi, Begini Kata Polisi
"Sejatinya Keberadaan beberapa material tersebut sangat penting untuk menjamin keselamatan perjalanan pada operasional KA agar terhindar dari risiko kecelakaan," ungkap Eva.
Dengan jalur yang begitu panjang dan sangat luas, berbagai upaya pun telah dilakukan oleh PT KAI Daop I Jakarta agar tak dicuri.
BACA JUGA: Kemenag Bogor Dukung Usulan Bupati Soal Pesantren Muadalah
Satu di antaranya adalah memasang kamera tersembunyi serta melakukan patroli pengamanan secara tertutup.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News