
GenPI.co Jabar - Revitalisasi Pasar Induk Jambu Dua akan segera dilakukan pada tahun ini, menyusul kebakaran 15 kios semi permanen yang terjadi Senin (13/6).
“Pasar ini dalam perencanaan untuk ditata. Pada intinya pasar ini sudah tidak layak, sudah sangat bahaya juga. Bisa terjadi korslet kapan saja. Jadi, kita akan koordinasikan langkah-langkah perencanaan berikutnya di sini (Pasar Induk Jambu Dua),” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya usai mengunjungi ke lokasi kebakaran Pasar Induk Jambu Dua, Selasa.
Pemerintah Kota Bogor, lanjut dia, akan memindahkan pedagang yang kiosnya terbakar ke Blok B Pasar Jambu dua.
BACA JUGA: Reaksi Bima Arya Sesudah Bertemu Ridwan Kamil di Gedung Pakuan
Sementara soal rencana revitalisasi tersebut, pihaknya masih akan menghitung jumlah pedagang yang bakal menempatinya.
Dia berharap, revitalisasi ini tidak hanya digunakan pedagang yang berasal dari luar daerah.
BACA JUGA: Ridwan Kamil Dapat Dukungan dari Bima Arya Maju di Pilpres 2024
Namun pedagang-pedagang lain yang ada di Kota Bogor bisa direlokasi di pasar tersebut.
“Ini kan idle (menganggur) yah, lahan yang tidak maksimal penggunaannya. Jadi, semuanya akan ditata. Semua yang tercatat sebagai aset Pemkot akan direvitalisasi dan akan dibangun. Seharusnya bukan hanya untuk pedagang eksisting tapi juga bisa tempat relokasi pedagang-pedagang lain,” ujar Bima Arya.
BACA JUGA: Bima Arya Sampai Terkejut Bupati Bogor Ade Yasin Terkena OTT KPK
Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Pakuan Jaya (RPJ) Kota Bogor Muzakkir menyatakan, pedagang yang kiosnya terbakar akan direlokasi ke Pasar Jambu dua.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News